Di tengah kesibukan pekerjaan dan aktivitas sehari-hari, banyak orang tanpa sadar menghabiskan sebagian besar waktunya dalam posisi duduk. Padahal, kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis, seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, hipertensi, hingga gangguan kesehatan mental. Oleh karena itu, menjaga tubuh tetap aktif merupakan salah satu langkah sederhana namun sangat penting untuk mempertahankan kualitas hidup.
Menurut World Health Organization (WHO), aktivitas fisik secara teratur terbukti membantu mencegah dan mengendalikan berbagai penyakit tidak menular, menjaga berat badan ideal, meningkatkan kesehatan mental, serta memperbaiki kualitas hidup secara keseluruhan. WHO juga menyebutkan bahwa aktivitas fisik yang cukup dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke, diabetes tipe 2, beberapa jenis kanker, serta depresi. (World Health Organization)
Aktivitas fisik tidak selalu identik dengan olahraga berat. Berjalan kaki, bersepeda, berkebun, membersihkan rumah, menaiki tangga, hingga senam ringan termasuk dalam bentuk aktivitas fisik yang memberikan manfaat kesehatan. Yang terpenting adalah dilakukan secara rutin dan sesuai dengan kemampuan masing-masing individu. (World Health Organization)
WHO merekomendasikan agar orang dewasa melakukan aktivitas fisik intensitas sedang selama 150–300 menit per minggu, atau aktivitas intensitas tinggi selama 75–150 menit per minggu, serta melengkapi dengan latihan penguatan otot setidaknya dua kali dalam seminggu. Bagi lansia, aktivitas fisik juga dianjurkan untuk membantu menjaga keseimbangan tubuh dan mengurangi risiko jatuh. (NCBI)
Selain manfaat fisik, aktivitas fisik juga berperan penting dalam menjaga kesehatan mental. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa olahraga secara rutin dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan gejala depresi, sekaligus meningkatkan suasana hati dan kualitas tidur. Aktivitas fisik bahkan diketahui berkontribusi terhadap pemeliharaan fungsi kognitif dan kesehatan otak seiring bertambahnya usia. (World Health Organization)
Bagi para pensiunan, menjaga aktivitas fisik menjadi salah satu kunci untuk tetap mandiri dan produktif. Aktivitas yang dilakukan secara teratur dapat membantu mempertahankan kekuatan otot, mobilitas, keseimbangan, serta kemampuan menjalankan aktivitas sehari-hari. Penelitian juga menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang cukup membantu lansia mempertahankan kualitas hidup dan kemandirian lebih lama. (arXiv)
Memulai gaya hidup aktif tidak harus dilakukan secara drastis. WHO menegaskan bahwa “some physical activity is better than none”, artinya melakukan sedikit aktivitas fisik tetap lebih baik dibandingkan tidak bergerak sama sekali. Kebiasaan sederhana seperti berjalan kaki 20–30 menit setiap hari, melakukan peregangan ringan di sela pekerjaan, atau mengikuti senam bersama dapat menjadi langkah awal menuju hidup yang lebih sehat. (World Health Organization)
Pada akhirnya, kesehatan merupakan investasi jangka panjang yang perlu dijaga sejak dini. Dengan meluangkan waktu untuk bergerak dan beraktivitas secara teratur, setiap individu dapat meningkatkan kualitas hidup, menjaga produktivitas, serta menikmati masa depan yang lebih sehat dan sejahtera.
Sumber Referensi:
Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai program, kegiatan, serta berbagai inspirasi dari YAKKAP I, silakan kunjungi akun Instagram resmi @yakkap1 dan YouTube: YAKKAP . Dukung terus upaya YAKKAP dalam menghadirkan karya dan pelayanan yang bermanfaat bagi penerima manfaat dengan cara follow, comment dan share informasi dari YAKKAP.